Monday, 15 August 2016

'Teuraceu Alue Tengoh' Tempat Bermain Air Yang Tersembunyi Di Hutan Aceh Jaya

Intipaceh.com- Rasanya tidak akan pernah cukup waktu bagi kita semua untuk menikmati keindahan alam yang Allah citpatakan untuk memanjakan kita sebagai hambanya. Tidak hanya di laut, Allah juga memberikan kita pemandangan yang sangat menarik di hutan yang sekaligus berfungsi untuk kesehatan tubuh kita.




Salah satu bukti keindahan alam hutan yang Allah ciptakan adalah Teuraceu Alue Tengoh. Nama Teuraceu Alue Tengoh memang belum banyak dikenal dan bahkan banyak yang tidak tau dimana letak keberadaannya.

Untuk menjawab itu semua, beberapa hari yang lalu intipaceh.com memutuskan untuk berkunjung langsung ke Teuraceu Alue Tengoh yang ada di kecamatan Panga kabupaten Aceh Jaya Provinsi Naggroe Aceh Darussalam.

Dari Banda Aceh untuk menuju kecamatan Panga kabupaten Aceh Jaya membutuhkan waktu sekitar tiga jam perjalanan darat. Letak lokasi Teuraceu Alue Tengoh membutuhkan waktu sekitar setengah jam dari pusat kecamatan Panga Aceh Jaya.

Dari pusat kecamatan Panga kita akan melewati jalanan lurus yang diapit oleh hijaunya persawahan dengan irigasi yang terus mengalirkan air jernih dari pergunungan Panga yang terkenal dengan banyak perkebunan duriannya juga. Untuk lebih lengkapnya simak penjelasannya di dalam gambar berikut :


'Teuraceu Alue Tengoh' Tempat Bermain Air Yang Tersembunyi Di Hutan  Aceh Jaya
Jalanan setapak yang bisa dilalui kendaraan roda dua dengan hutan hijau mengelilingi membuat perjalanan semakin menyenangkan
'Teuraceu Alue Tengoh' Tempat Bermain Air Yang Tersembunyi Di Hutan  Aceh Jaya
Air jernih mengalir di dalam hutan indah mulai menyapa langkah kita
Air bersih yang mengalir diantara bebatuan sangat dingin ketika menyentuh pori-pori
'Teuraceu Alue Tengoh' Tempat Bermain Air Yang Tersembunyi Di Hutan  Aceh Jaya
Tak ada kebisingan, yang ada hanya suara air dan burung yang bernyanyi tiada henti
'Teuraceu Alue Tengoh' Tempat Bermain Air Yang Tersembunyi Di Hutan  Aceh Jaya
Semua masih alami disini (intipaceh.com)
'Teuraceu Alue Tengoh' Tempat Bermain Air Yang Tersembunyi Di Hutan  Aceh Jaya
Sebuah kolam berukuran sedang dengan air yang jatuh dari ketinggian membuat suasana disini sangat cocok untuk menenangkan diri dari hiruk pikuk kehidupan kota

'Teuraceu Alue Tengoh' Tempat Bermain Air Yang Tersembunyi Di Hutan  Aceh Jaya
Terjun bebas dari atas bebatuan ke dalam kolam menjadi pilihan yang tepat bagi yang bisa berenang
'Teuraceu Alue Tengoh' Tempat Bermain Air Yang Tersembunyi Di Hutan  Aceh Jaya
Kesejukan alam di Teuraceu Aleu Tengoh membuat sepasang kupu-kupu ini begitu menikmati hari panjangnya
'Teuraceu Alue Tengoh' Tempat Bermain Air Yang Tersembunyi Di Hutan  Aceh Jaya
Selain bisa bermain mandi ria, Teuraceu Alue Tengoh juga cocok untuk memancing ikan air tawar khas Panga Aceh Jaya
Tempat pemandiannya masih sangat alami dengan pohon hijau tumbuh di sekelilingnya
'Teuraceu Alue Tengoh' Tempat Bermain Air Yang Tersembunyi Di Hutan  Aceh Jaya
Dan sebelum pulang jangan lupa abadikan saksi bisu dengan cara ber-Selfie untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Panga Aceh Jaya punya sesuatu yang patut dibanggakan
Semoga dengan semakin ramai orang melirik pemandian air dingin di Teuraceu Alue Tengoh maka semakin baik juga juga perhatian semua pihak untuk terus menjaga alam Aceh yang memang sangat luar biasa yang tanpa perlu usaha untuk menciptakannya. Baca Juga : Ketika Aktor Tampan Dunia Berkomentar Tentang Hutan Indonesia
Selengkapnya

Friday, 12 August 2016

Ketika Aktor Tampan Dunia Berkomentar Tentang Hutan Indonesia



Intipaceh.com- Indonesia merupakan negara yang kaya raya, tidak hanya laut yang nikmat dipandang mata, luasnya hutan di Indonesia juga sering sekali mengundang perhatian dunia. Salah satunya adalah perhatian dari aktor tampan dunia yang bernama Leonardo DiCaprio.

Pria yang berhasil meraih piala Oscar di dalam film The Revenant tersebut secara diam-diam berkunjung ke Indonesia tepatnya ke provinsi Aceh. Kunjungan Leonardo tersebut bukan sekedar sebuah kunjungan biasa saja, Leonardo datang dengan misi mengkampanyekan pentingnya peduli terhadap lingkungan hidup.

Ketika Aktor Tampan Dunia Berkomentar Tentang Hutan Indonesia
Leonardo DiCaprio (cbc.com)

Dalam kunjungannya ke Taman Nasional Gunung Leuser yang ada di Aceh tersebut, Leonardo nampak begitu bahagia, Leonardo menyempatkan diri berpose bersama gajah Sumatera yang semakin langka saja keberadaannya.

Leonardo nampak begitu takjub degan segala keindahan Hutan Indonesia. Di dalam postingan Instagramnya Leonardo pernah berkata “Di Aceh Indonesia. Jutaan orang bergantung pada ekosistem sebagai mata pencaharian mereka, air bersih dan makanan. Hutan menjadi bagian paling penting di musim tropis dunia dan tempat terakhir di bumi dimana harimau, orang utan, badak dan gajah berbagi tempat yang sama”.

Leonardo memang dikenal sangat mencintai lingkungan. Melalu yayasannya Leonardo bekerja sama dengan berbagai kalangan baik secara lokal maupun global untuk melindungi lingkungan, dan berbagai spesies yang terancam punah seperti orang utan dan gajah Sumatera.

Jika Leonardo sebagai warga negara asing begitu peduli dengan hutan Indonesia, tentu saja kita sebagai warga pribumi harus lebih giat lagi di dalam melestarikan hutan yang semakin hari semakin buruk saja perlakuan terhadapnya.

Sikap Leonardo tersebut harus menjadi tamparan keras buat kita semua agar tidak menyepelekan sesuatu yang kecil yang berdampak besar, contohnya suka membuang sampah sembarangan yang efeknya akan terlihat di waktu yang akan datang. Baca Juga : Empat Pesohor Dunia Yang Pernah Ke Aceh

Selengkapnya

Wednesday, 10 August 2016

Pengakuan Mengejutkan Ridwan Kamil Sang Wali Kota Bandung

Ridwan Kamil atau yang biasa disapa Kang Emil merupakan seorang yang begitu populer di Bandung dan seluruh Indonesia. Tidak hanya ahli di dalam memimpin suatu daerah, Ridwan Kamil juga begitu ahli di dalam merancang gambar bangunan yang hendak dibangun di suatu wilayah. Sudah banyak sekali bangunan yang dirancang oleh bapak walikota yang identik dengan kacamata tersebut, jika disuruh hitung mungkin sudah tidak cukup jari jemari untuk menghitung berapa jumlah pastinya.

Pengakuan Mengejutkan Ridwan Kamil Sang Wali Kota Bandung
Kang Emil (www.islamaktual.net)

Meski telah merancang berbagai gedung sebagai keahliannya di dalam dunia arsitek. Kang Emil mengaku begitu sulit di dalam menjalankan tugasnya merancang sebuah gedung bernama Museum Tsunami Aceh. Bukan karena bentuk gambarnya yang harus memiliki keahlian tingkat yang sangat tinggi, Kang Emil mengaku begitu sulit di dalam merancang Museum Tsunami karena dia sering menangis ketika sedang mengerjakannya.

Alasan Kang Emil menangis di dalam merancang Museum Tsunami karena ia harus kembali mengingat bencana dahsyat tersebut yang telah memakan banyak sekali korban jiwa. 

"Proyek tersulit dalam karya saya adalah ketika menciptakan proyek Museum Tsunami Aceh. Waktu mendesainnya banyak air mata yang tumpah sehingga melahirkan kaya tersebut" ujar sang wali kota ketika itu.

Pengakuan Mengejutkan Ridwan Kamil Sang Wali Kota Bandung
Museum Tsunami Aceh karya wali kota Bandung (telusurindoensia.com)

Awalnya Kang Emil sempat mengira membuat gambar Museum Tsunami Aceh akan bisa ia lalui dengan mudah karena memang Kang Emil sudah tinggi sekali jam terbangnya di dalam dunia arsitek. Tetapi prediksinya salah total, pikirannya menjadi berkecamuk ketika harus kembali melihat kembali video tragedi gempa dan tsunami yang meluluh lantakkan Aceh ketika itu dan alhasil Kang Emil memerlukan waktu yang cukup panjang untuk menyelesaikan proyeknya tersebut.

"Sambil menarik garis, karena emosional saya terharu, terus berhenti dan lanjutin besoknya. Ingat lagi, lama prosesnya" Ungkap Kang Emil

Dan akhirnya dengan do'a beserta kerja keras Museum Tsunami Aceh berhasil berdiri di sudut jalan dekat Blang Padang di Kota Banda Aceh. Karya Kang Emil tersebut tidak hanya megah tetapi juga sarat akan nilai kearifan lokal dan nilai pendidikannya.

Dari Museum Tsunami tersebut kita bisa melihat Aceh melalui sisi yang berbeda. Dan dari Museum Tsunami tersebut juga orang Aceh semakin kuat ikatannya dengan orang sunda yang terkenal dengan segala pesonanya. Baca Juga :  Kalahkan Seratus Orang Lebih, Ridwan Kamil Sang Wali Kota Bandung Berhasil Wujudkan Bangunan Penuh Sejarah
Selengkapnya

Kalahkan Seratus Orang Lebih, Ridwan Kamil Sang Wali Kota Bandung Berhasil Wujudkan Bangunan Penuh Sejarah

Intipaceh.com-Siapa sih yang tidak kenal dengan Ridwan Kamil. Pria kelahiran Bandung 4 Oktober 1971 tersebut merupakan wali kota Bandung 2013-2018. Nama Ridwan Kamil begitu disanjung-sanjung di Jawa Barat. Jiwa kepemimpinannnya termasuk kedalam beberapa kategori yang sangat dicintai oleh Rakyat. Bebagai komentar positif sering terdengar mengarah kepada pria yang akrab disapa dengan Kang Emil tersebut.

Kalahkan Seratus Orang Lebih, Ridwan Kamil Sang Wali Kota Bandung Berhasil Wujudkan Bangunan Penuh Sejarah
Ridwan Kamil sang Arsitek ternama (www.ataliapraratya.com)

Sebelum berkecimpung di dalam dunia politik, Kang Emil merupakan seorang arsitek dan juga seorang dosen. Kang Emil  sama sekali tidak sulit mencari pekerjaan dengan bekal kemampuan dan ijazahnya dari University of California. Jam terbang Kang Emil di dalam dunia arsitek sama sekali tidak perlu diragukan lagi dengan pengalaman kerjanya di Amerika. 

Setelah beberapa lama berada di luar negeri, Kang Emil kembali ke Indonesia untuk menerapkan berbagai ilmu arsiteknya yang sudah ia kuasai. Salah satu bukti kehebatan Kang Emil di dalam dunia arsitek adalah Museum Tsunami Aceh.

Gedung Museum Tsunami Aceh merupakan Museum yang dibangun sebagai Monumen simbolis untuk mengenang gempa dan tsunami 2004 silam. Selain itu Museum Tsunami Aceh juga digunakan untuk pusat pendidikan dan tempat berlindung jika bencana gempa dan tsunami terjadi lagi.

Cerita bermula ketika Badan Rehabilitasi dan Rekontruksi (BRR) Aceh mengadakan sayembara untuk merancang Museum Tsunami Aceh. Kang Emil berhasil mengalahkan 153 orang pesaingnya yang ikutan mengambil bagian dalam sayembara tersebut.

Salah satu bagian dalam Museum Tsunami Aceh (disbudpar.acehprov.go.id)

Kang Emil dengan pemikiran cemerlangnya berhasil memadukan kearifan lokal dengan bencana tsunami Aceh menjadi sebuah karya yang sangat menakjubkan. Semua wisatawan yang berkunjung ke Aceh jika melewatkan kesempatan berkunjung ke Museum Tsunami merupakan sebuah kerugian yang sangat nyata karena Museum Tsunami cuma ada di Aceh.

Pada tanggal 23 Februari 2008 Karya Kang Emil tersebut diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia ketika itu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Dan dengan karyanya tersebut Kang Emil semakin mempererat hubungan Aceh dengan masyarakat Sunda yang terkenal sama-sama memiliki makanan enak, gadis cantik dan tutur bahasanya yang lembut enak didengar telinga Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat Gedung Museum Tsunami Aceh
Selengkapnya

Monday, 8 August 2016

Calang City Membuat Panga Semakin Menderita

Calang-Setelah sempat libur beberapa bulan, kompetensi U-20 piala Bupati Aceh Jaya kembali digelar. Bertempat di Stadion Fifa Padang Datar, tuan rumah Calang City menantang tim papan bawah Pspaj Panga (minggu, 7/8/2016) 

Dalam laga yang diguyur hujan tersebut kedua tim sama-sama menurunkan skuad terbaiknya. Di babak pertama tidak ada gol yang tercipta meski kedua tim saling mengencarkan serangan yang berbahaya.

aceh jaya
Pemain Pspaj Panga sedang mendengarkan arahan dari pelatih muda potensial (doc. pribadi)

Pada babak kedua, pelatih Pspaj Panga Masril terpaksa menarik salah satu pemain belakangnya karena cedera. Pergantian tersebut tidak memberikan efek apa-apa, kedua tim tetap saling jual beli serangan yang membuat ribuan penonton yang hadir langsung di stadion semakin bergemuruh saja di dalam memberikan semangat kepada tim kesayangannya.

Petaka muncul pada menit ke delapan belas babak kedua. Salah satu pemain belakang pemain Pspaj Panga melakukan pelanggaran di area yang berbahaya di sisi kanan pertahanannya. Kapten Calang City Maulana maju sebagai eksekutor bola mati yang menjadi andalannya. Dengan tenang pemain bernomor sebelas tersebut berhasil menendang bola tanpa bisa dihadang oleh pagar hidup pemain Pspaj panga sebelum akhirnya bola berhasil merobek gawang yang dikawal oleh  Agus dari Panga.

Dengan hasil ini, persaingan di klasemen U-20 Piala Buapati Aceh Jaya semakin menarik saja, karena di waktu yang bersamaan Perkasa krueng Sabee saingan kuat Calang City menelan kekalahan menyakitkan  dari rival beratnya Pasie Raya Fc. Baca Juga : Dua Putra Aceh Kembali Dipanggil Timnas Indonesia
Selengkapnya

7 Fakta Unik Banda Aceh Yang Membuat Kamu Semakin Penasaran

Intipaceh.com-Banda Aceh merupakan kota besar yang ada di provinsi Aceh. Banda Aceh dijadikan sebagai ibukota provinsi Aceh dengan segala kelebihannya dibandingkan dengan kota-kota lain yang ada di Aceh.

Banda Aceh merupakan gerbang bagi setiap orang untuk mengetahui segala sesuatu tentang Aceh. semua pusat pemerintahan Aceh ditempatkan di kota yang memiliki Masjid Raya Baiturrahman yang begitu terkenal ke berbagai penjuru dunia.

Fakta Unik Banda Aceh Yang Membuat Kamu Tersenyum
turis menggunkan jasa becak motor di Banda Aceh (fransdelian.com)

Setiap orang mungkin hafal sekali dengan nama Banda Aceh. Tetapi masih banyak juga orang yang belum mengetahui beberapa fakta unik kota Banda Aceh yang begitu nyaman suasananya. Dalam tulisan kali ini intipaceh.com akan menyajikan beberapa fakta unik kota Banda Aceh yang akan membuat kamu tersenyum sekaligus bangga :

1. Sering disebut Kuta Raja

Banda Aceh ternyata layaknya manusia juga yang memiliki nama panggilannya. Selain sudah terlanjur dikenal dengan nama Banda Aceh-nya, Banda Aceh juga biasa dipanggil dengan sebutan Kuta Raja.

Jika ditelusuri lebih lanjut, nama kuta raja ternyata lebih dahulu lahirnya dari nama Banda Aceh. Nama Kuta Raja diberikan ketika kesultanan Aceh jatuh kepada tangan Belanda pada tahun 1874. Dan pada tahun 1962 nama Kuta Raja kembali menjadi Banda Aceh.

2. Di Banda Aceh Ada Simpang Surabaya

Di Banda Aceh ada sebuah persimpangan jalan yang selalu padat dan sering macet di jam-jam sibuk kerja. Simpang itu diberi nama dengan sebutan Simpang Surabaya.

Karena sering sekali macet terjadi disana. Simpang Surabaya sekarang lagi berbenah dengan proyek fly overnya. Semoga Simpang Surabaya segera bisa digunakan secara normal lagi agar tidak mengganggu para tamu yang selalu hadir di Kuta Raja.
 
3. Walikotanya Cantik Dan Sholehah

Banda Aceh ternyata tidak hanya kotanya saja yang cantik dan islami. Pemimpin kota Banda Aceh ibu Illiza Sa'duddin Jamal juga terkenal sangat cantik dengan wajah Acehnya yang semakin lengkap dengan balutan pakaian muslimahnya.


Fakta Unik Banda Aceh Yang Membuat Kamu Tersenyum
Walikota Banda Aceh (walikota.bandaacehkota.go.id)


4. Menghargai Perbedaan Agama

Banda Aceh merupakan kota yang mayoritas muslim, ribuan Masjid berdiri megah disana, suara azan menggema setiap sisi kota nya. Tetapi Banda Aceh tetap memberikan tempat untuk umat agama lain yang jumlahnya tidak seberapa.


Bahkan tidak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman terdapat gereja yang tidak pernah diusik oleh masyarakat disana. Dan di Peunayong Banda Aceh juga memiliki tempat ibadah orang cina yang memang sudah sejak lama menetap disana.

Pawai takbir dengan latar belakang gereja di Banda Aceh (seputaraceh.com)

5. Ada Polisi Meu Pep-Pep

Meu Pep-pep jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia mungkin memiliki arti bawel atau ngomel melulu. Di Banda Aceh ternyata ada sebuah pemandangan unik yang setiap hari lalu lalang di jalan raya.

Pemandangan unik tersebut adalah sebuah mobil Polisi yang menggunakan pengeras suara yang berpatroli sambil memberikan peringatan kepada pengguna jalan yang terkadang suka melanggar aturan dan membahyakan jiwanya.


Pemberian nama Meu pep-pep itu sendiri memang sangat sesuai dengan ciri khas sang bapak Polisi bernama Adnan yang suka meu pep-pep (bawel) di dalam mengingatkan masyarakat yang setiap hari menggunakan jalan raya.


polisi meu pep pep
Mobil Polisi meu pep-pep yang cuma ada di Banda Aceh (alagayo.com)

Dan uniknya Pak Adnan tidak cuma memberi tahu informasi mengenai kesalamtan di dalam berkendaraan, tetapi Pak Adnan alias Polisi meu pep-pep juga sering memberikan ceramah islam kepada muda-mudi yang sering berpacaran di jalan raya.

"nyan..nyan! Ho Neuba nyan aneuk dara gop ngon honda?ingat dosa, ke Banda Aceh jak kuliah bek jak meu cewek! (itu..itu! mau bawa kemana anak gadis orang pakai motor?ingat dosa! ke Banda Aceh kuliah jangan asik pacaran!) " Ujar Polisi meu pep-pep sambil menyetir mobil dinasnya di Simpang Lima Banda Aceh.

6. Nama Kampungnya Kebanyakan Diawali Dengan Lam

Lamdingin, Lampulo, Lampriet, Lambaro Skep, dan masih banyak lam-lam yang lainnya. cuma ada satu nama kampung di Banda Aceh yang diawali dengan lim yaitu Limpok yang letaknya tidak jauh dari kampus Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

7. Angkutan Jadi Tempat Selfie


Menoleh sedikit ke belakang, Banda Aceh terkenal dengan angkotnya bernama Labi-labi. Labi-labi berbeda dengan kebanyakan angkot yang ada di Jakarta, jika angkot di jakarta masuknya lewat samping, Lab-labi masuknya lewat belakang yang modelnya hampir menyerupai mobil pembawa roti.

Tetapi akhir-akhir ini keberadaan Labi-labi semakin terancam saja dengan kehadiran armada baru bernama Trans kutaraja. Dan parahnya Trans kutaraja tidak hanya dijadikan sebagai alat transportasi untuk mempermudah segala kegiatan, Trans kutaraja yang bentuknya sama dengan busway di Jakarta malah dijadikan tempat untuk berselfie ria. Entah apa motivasi kaum muda untuk berselfie disana, mungkin bentuk bis yang cakep menjadi pemicunya :)

tsunami
Trans Kuta Raja kehadirannya diharapkan dapat mengurangi kepadatan jalan di Banda Aceh (pikiranmerdeka.co)

Itulah beberapa fakta unik tentang kota Banda Aceh yang membuat kamu tersenyum, heran dan sekaligus bangga Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat Museum Tsunami Aceh 
 
Selengkapnya